Tia Ocvaria Masuk DPO Diduga Gelapkan Dana Investasi 25 Miliar

Tia Ocvaria Masuk DPO Diduga Gelapkan Dana Investasi 25 Miliar
Macanempire

Tia Ocvaria Masuk DPO – Polres Metro Depok sudah menghasilkan Catatan Pencarian Orang( DPO), terhadap pengusaha Tia Ocvaria Hinnarti. Diprediksi Tia melaksanakan penggelapan serta penipuan dana investasi yang mengaitkan puluhan investor.

Penerbitan Tia Ocvaria Masuk DPO Dibenarkan Polres Metro Depok

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membetulkan hendak penertiban DPO terhadap wanita bernama samaran TOH. Lebih dahulu, Polres Metro Depok sudah menerima laporan bersumber pada Laporan Polisi No LP/ B/ 1946/ X/ 2025/ SPKT/ Polres Metro Depok, tertanggal 30 Oktober 2025.

” Alibi diterbitkan DPO sebab terdakwa melarikan diri, diprediksi ke Malaysia kemudian ke Mesir,” ucap Made dikala dikonfirmasi, Kamis( 12/ 2/ 2026).

Polres Metro Depok Melakukan Penyelidikan

Made menarangkan, Polres Metro Depok dikala ini masih melaksanakan penyelidikan serta pemanggilan beberapa saksi. Ada pula jumlah korban terpaut perbuatan terdakwa menggapai 20 investor yang pernah membagikan keyakinan kepada terdakwa.

” Jika total totalitas kerugian menggapai Rp25 Miliyar, tetapi jika buat yang melapor sekira Rp15 Miliyar,” jelas Made.

Polisi lebih dahulu telah membagikan garis polisi terhadap toko serta gudang di Pekapuran yang digunakan terdakwa. Polisi hendak terus berupaya menguak dugaan penggelapan serta penipuan yang dicoba terdakwa dengan modus usaha distribusi sembako.

” Nanti hendak kami informasikan kembali buat pertumbuhan berikutnya,” ucap Made.

Penetapan DPO terhadap Tia Ocvaria Hinnarti yang dicoba Polres Metro Depok, menemukan apresiasi dari beberapa korban, salah satunya bernama samaran NN.

” Kami menunjang penuh Polres Metro Depok dalam menanggulangi masalah ini secara transparan, terbuka, serta adil, demi membagikan kepastian hukum untuk para korban,” kata NN.

Baca Juga : Polisi Ringkus Anggota DPRD Lombok Terkait Kasus Narkoba

Kronologi Dugaan Penggelapan

Awal mulanya bisnis berjalan mudah serta pembayaran kepada investor dicoba cocok konvensi. Tetapi, dalam perjalanannya, pembayaran mulai hadapi keterlambatan sampai kesimpulannya dihentikan secara serentak.

Alibi yang di informasikan dikala itu merupakan keadaan kas industri yang diucap tersendat akibat terdapatnya penarikan dana besar oleh salah satu investor. Tetapi, pihak investor yang diartikan melaporkan kalau dana yang diterimanya cuma berbentuk komisi pembagian hasil usaha. Bukan pengembalian dana investasi sebagaimana yang di informasikan lebih dahulu, ucap NN di Jakarta, Rabu( 11/ 2/ 2026).

NN mengalami terdakwa terletak di Arab Saudi tidak melaksanakan langkah konkret yang berakibat pada penyelesaian kewajiban kepada para investor.

“Ketidaksesuaian antara narasi serta kenyataan tersebut yang setelah itu jadi bawah aku memberi tahu masalah ini kepada aparat penegak hukum,” ungkap NN.

Bersumber pada pendataan internal para korban, jumlah investor yang terdampak lebih dari 30 orang. Ada pula total dana yang dikumpulkan menggapai kurang lebih Rp30 miliyar.

” Kami para investor memohon yang bersangkutan buat bertanggung jawab secara hukum. Bila memanglah merasa tidak melaksanakan penipuan serta penggelapan, sepatutnya muncul serta menarangkan di hadapan aparat penegak hukum, cocok dengan proses hukum yang berlaku,” pungkas NN.

Situs Macanempire pecahan yang beruntun disini!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *