Tersangka Pembunuh Gajah – Polisi menangkap terduga pelakon pembunuhan gajah Sumatera. Kondisi saat gajah ditemui dengan kepala terpotong di zona konsesi hutan tumbuhan industri. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan membetulkan terdapatnya penangkapan pelakon beserta benda fakta.
Cuma saja, ia belum menyampaika secara perinci terpaut hasil dari pengungkapan permasalahan serta penangkapan tersebut.
Tersangka Pembunuh Gajah Akan Diungkap Kapolda Riau
“Insyaallah hari Selasa( 3 Februari) esok hendak kami ekspos terpaut kematian ataupun pembunuhan ataupun penembakan terhadap gajah ini,” tutur Herry dalam keterangannya, Pekan( 1/ 3/ 2026), semacam dikutip dari Antara.
Beberapa benda fakta yang diamankan berbentuk potongan gading, senjata api laras panjang, serta beberapa peluru. Herry membenarkan permasalahan ini hendak diusut tuntas.
” Tiap jejak meninggalkan cerita, serta tiap cerita meninggalkan fakta. Kami hendak usut tuntas sampai ke akar- akarnya,” jelas ia.
Lebih dahulu, Peristiwa gajah mati mengenaskan kembali terjalin di Riau. Seekor gajah sumatra ataupun yang bernama latin Elephas maximus sumatrensis ditemui mati tanpa kepala di kawasan hutan konsesi industri kertas yang terdapat di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Berita terakhir menyebut, Polda Riau menciptakan proyektil peluru di dekat posisi ditemuinya bangkai gajah, sehingga mengindikasikan terdapatnya tindak pidana perburuan liar.
Peluru di Kepala Gajah
Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau AKBP Ungkap Siahaan menarangkan. Grupnya sudah melakukan olah tempat peristiwa masalah di wilayah bersama regu dari Kepolisian Resor Riau.
Dari hasil TKP yang kami menemukan 2 potongan logam yang diprediksi selaku proyektil ataupun anak peluru senjata api ucapnya.
Potongan logam awal mempunyai diameter 12, 30 mm dengan panjang 16, 30 mm. Sedangkan satu serpihan yang lain berdimensi panjang kurang lebih 6, 94 mm.
Sehabis dicoba uji pendahuluan secara saintifik, dari 2 potongan logam tersebut ditemukan positif memiliki timbal( lead), tembaga ataupun kuningan, dan nitrat mesiu serta residu tembakan.
” Buat tipe senjata yang digunakan masih dalam proses pendalaman lewat pengecekan laboratorium,” ucapnya.
Dokter Hewan BBKSDA Riau drh Rini Deswita, mengatakan kalau bersumber pada hasil pengecekan di lapangan, gajah tersebut ditembak pada bagian dahi.
Situs Abang Empire pecahan yang beruntun disini!

