Gunung Dukono Semburkan – Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada pada Rabu siang( 22/ 4/ 2026), jam 12. 25 Waktu indonesia timur(WIT). Laporan Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi( PVMBG) mengatakan, besar kolom letusan teramati menggapai 1. 300 m di atas puncak, ataupun dekat 2. 387 m di atas permukaan laut. Kolom abu teramati bercorak putih sampai kelabu dengan keseriusan tebal ke arah barat energi. Dikala laporan ini terbuat, erupsi masih berlangsung.
Gunung Dukono Semburkan Abu Dipantau Langsung Petugas Pos
Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Bambang Sugiono mengimbau masyarakat serta turis yang terletak di dekat posisi buat tidak beraktifitas, mendaki, serta mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjalin serta sebaran abu menjajaki arah serta kecepatan angin, sehingga zona landaan abunya tidak senantiasa, hingga direkomendasikan supaya warga di dekat Gram Dukono buat senantiasa sediakan masker/ penutup hidung serta mulut buat digunakan pada dikala diperlukan guna menjauhi ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem respirasi.
Selama 2026, Gunung Dukono tercatat telah meletus sebanyak 69 kali. Sampai hari ini, Rabu, 22 April 2026, jam 11. 56 Wib, Gunung Dukono masih berstatus Waspada( Tingkat II).
Kegiatan Yang Terjadi
Bersumber pada informasi PVMBG, bagi hasil pemantauan selama Selasa( 21/ 4/ 2026), jam 00. 00- 24. 00 Waktu indonesia timur(WIT), Gunung Dukono tercatat hadapi sebanyak 102 kali gempa Letusan/ Erupsi dengan amplitudo 6- 34 milimeter, serta lama gempa 32. 21- 81. 08 detik, kemudian 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1- 6 milimeter, dominan 5 milimeter.
Situs Paus empire pecahan yang beruntun disini
