Mahasiswa ITERA Rekam Teman – Seorang mahasiswa ITERA, ikut serta dalam dugaan permasalahan pelecehan intim dikala aktivitas Kuliah Kerja Nyata( KKN). Mahasiswa ITERA tersebut diprediksi merekam beberapa sahabat wanita satu kelompok KKN tanpa izin, tercantum dikala korban terletak di kamar mandi serta dalam keadaan tidak menggunakan baju.
Peristiwa Mahasiswa ITERA Rekam Teman Yang Viral Di Sosial Media
Peristiwa itu viral di media sosial sehabis tersebar video pengakuan terduga pelakon.
Dalam penjelasan unggahan yang tersebar, aksi perekaman itu dicoba secara diam- diam.
Dalam video yang tersebar, nampak seseorang laki- laki berkacamata yang diprediksi pelakon tengah mengakui perbuatannya. Dia menyebut perekaman dicoba tidak menentu.
” Aku tidak ingat, jika aku rekam satu hari dapat satu, kadangkala 2 kali,” ucapnya dalam video yang tersebar.
Menjawab perihal tersebut, Pimpinan Satuan Tugas Penangkalan serta Penindakan Kekerasan di Area Akademi Besar( Satgas PPKPT) ITERA, Winati Nurhayu, Kamis( 29/ 1/ 2026), mengantarkan keprihatinan atas dugaan kekerasan intim yang terjalin dalam rangkaian aktivitas KKN.
Baca Juga : Aksi Koboi Kades Acungkan Airsoft Gun Gegara Sawit
Pihak Satgas PPKPT ITERA Menegaskan
Ia menegaskan, ITERA berkomitmen menanggulangi laporan tersebut secara sungguh- sungguh, transparan, serta cocok syarat peraturan perundang- undangan, dengan mengutamakan keselamatan dan proteksi korban.
Penindakan permasalahan itu, kata Winati, mengacu pada Peraturan Menteri Pembelajaran, Kebudayaan, Studi, serta Teknologi No 55 Tahun 2024 tentang Penangkalan serta Penindakan Kekerasan di Area Akademi Besar, dengan menjunjung prinsip kerahasiaan, keadilan prosedural, dan proteksi segala pihak.
” Satgas PPKPT ITERA menerima laporan formal dugaan kekerasan intim ini pada Senin, 19 Januari 2026. Selaku langkah dini penangkalan resiko lanjutan, Satgas merekomendasikan penarikan korban serta terlapor dari posisi KKN,” ucap Winarti.
Keesokan harinya, Selasa, 20 Januari 2026, regu KKN menjemput terlapor dari posisi KKN buat pengecekan lebih lanjut. Pada Rabu, 21 Januari 2026, Satgas melaksanakan pengecekan dini terhadap terlapor. Serta pada hari yang sama korban pula ditarik dari posisi KKN guna membenarkan keselamatan serta kenyamanannya.
Situs Rajabotak pecahan yang beruntun disini!

